April 19, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
[lagi bete di bandara....]
Kemungkinan kemenangan pasangan HADE untuk Gubernur Jawa Barat telah merubah peta politik, termasuk memberikan harapan besar pada calon independen walikota Bandung. Saya hanya ingin tahu pendapat anda, andai ada calon-calon dari partai manapun, dan muncul calon independen. Mungkin calon independen ini belum populer di masyarakat. KIra-kira anda akan pilih calon dari Partai atau calon Independen?
Satu lagi pertanyaan nakal yang boleh tidak dijawab, karena memang tidak ada pikiran dan kemungkinan ke arah sana. Andai saya yang jadi calon independen, tertarik pilih saya? Mengapa? (he-he-he, pertanyaan iseng dari orang yang lagi bete nunggu penerbangan istri yang di delay 4 jam)
[update, pagi di hari berikutnya....]
Akhirnya, seorang kawan menjemput saya dan saya menginap di Jakarta, karena pesawat istri saya baru berangkat jam 3 pagi dari Hongkong dan mendarat jam 7an pagi di Jakarta. Thanks buat komentar dari para tamu di blog ini, menyenangkan membaca berbagai komentar sambil naik taksi ke bandara, serasa ada yang menemani …..
That’s the beautiful part of blog!
Ditulis dalam Rasa Ingin Tahu | Bertanda calon independen, walikota bandung | 13 Komentar »
April 19, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
[lagi bete di bandara...]
Aya hiji tukang gali kuburan keur ngagali kuburan. Kulantaran harita panas pisan, sanggeus rengse ngagali kuburan, si tukang gali kuburan nyiuhan di jero kuburan bari ditiungan ku daun cau. Ujug-ujug aya lalaki jangkung gede nyampeurkeun, si horeng eta teh malaikat anu rek nanya jalma nu geus maot.
Malaikat: Manrobuka?!
Tukang ngagali kuburan: Aduh punten malaikat, abdi mah sanes anu maot. Abdi mah anu ngagali kuburan, nuju nyiuhan. Panas! Nu maot na mah nuju dijalan keneh!
Malaikat: Ah, sugan teh maneh!
Saminggu ti harita, tukang ngagali kuburan kacilakaan, terus dikuburkeun. Geus sababaraha poe dikubur, naha euweuh wae malaikat anu nanya, pikir si tukang ngagali kuburan. Kabeneran ti kajauhan katingali aya malaikat anu kamari salah nanya. Malaikat! gero si tukang gali.
Malaikat: Aya naon hey tukang ngagali kuburan?
Tukang ngagali kuburan: kunaon abdi teu ditanya?
Malaikat: Ah maneh mah minggu kamari oge ngaheureuyan kuring, pura-pura paeh!
Tukang ngagali kuburan: ????????
Ditulis dalam Humor | Bertanda dongeng, manrobuka | 5 Komentar »
April 19, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
[Ngisi waktu sambil BETE di bandara....]
He-he-he…., tiba-tiba saya ingat kelakar yang sering diucapkan teman-teman saya di SMA untuk menghindari satu kesalahan, tapi ini dalam bahasa Sunda. Ketika teman saya disalahkan, dengan logat Sunda yang sangat kental mengatakan begini:
ih, sanes lepat emang, emang papang, embe mundur …..
Tidak ngerti? Silakan pikirkan saja kira-kira apa maksudnya….
Ditulis dalam Humor | 1 Komentar »
April 19, 2008 oleh Arry Akhmad Arman

Sebenarnya ini bukan info yang baru, hanya share saja. Beberapa hari lalu saya membeli buku WAJAH BANDOENG TEMPO DOELOE karangan Mbahnya Bandung, Bapak Haryoto Kunto (alm). Edisi pertama buku ini diterbitkan 23 tahun lalu, beberapa kali cetak ulang, dan akhirnya lama menghilang. Awal 2008 buku ini dicetak ulang dalam kemasan eksklusif, hardcopy, dengan beberapa revisi dari edisi-edisi sebelumnya. Totalnya 370 halaman, kualitas cetak sangat baik, terutama foto-foto lama kota Bandung, ditampilkan cukup jelas. Harganya lumayan, Rp 187.000; tapi menurut saya tidak mahal untuk isinya yang sangat menarik dan bermanfaat.
Semoga info ini bermanfaat!
Ditulis dalam Bandung | Bertanda bandoeng tempo doeloe, bandung tempo dulu | 4 Komentar »
April 18, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
Walaupun secara resmi belum dinyatakan menang, tapi semua pihak sudah bisa menduga siapa yang akan terpilih sebagai Gubernur dan Calon Gubernur Jawa Barat. Pemilihan berikutnya yang menarik adalah pemilihan walikota Bandung yang konon akan mulai memunculkan calon independen.
Saya orang engineering, dibiasakan berpikir secara sistematis. Dalam merancang biasanya orang engineering menentukan spesifikasi dari sistem yang akan dibangun. Juga menentukan constraint atau kendala-kendala yang harus diperhatikan untuk mewujudkan sistem yang diinginkan. Nah saya kira, cara pikir seperti itu tidak ada salahnya kita coba terapkan untuk walikota Bandung.
Saya akan mulai dengan pendapat saya pribadi, anda boleh mengurangi, mengubah, atau menambahkan.
.
Apakah target yang harus dipenuhi oleh Walikota Bandung yang akan datang?
1. Secara bertahap tapi pasti, Bandung harus bebas macet dan kaki lima
2. Perbaikan Sistem Transportasi Publik yang tertib dan aman
3. Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah yang baik
4. Pelayanan Masyarakat yang jelas, cepat, transparan, diharapkan sebanyak mungkin layanan online
5. Bandung kota terbaik di Indonesia untuk infrastruktur IT
.
Apakah constraint yang harus diperhatikan untuk mencapai tujuan-tujuan di atas
1. Memperhatikan masyarakat kecil (adil, tidak berpihak ke yang kaya)
2. Solusi-solusi harus berwawasan lingkungan (Green Solutions)
3. Solusi yang berhubungan dengan nasib orang banyak, transformasinya harus dilakukan dengan hati-hati, bertahap, dan waktu perubahan yang wajar (misal, jika ingin menghilangkan kaki lima, jangan langsung diusir begitu saja…)
Nah, apalagi menurut anda?
.
Sumber yang berhubungan:
Ditulis dalam Bandung, Kritik, Fakta, Pemikiran, Uncategorized | Bertanda Bandung, walikota bandung | 8 Komentar »
April 18, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
Kemarin saya harus buru-buru bergerak dari Hotel Preanger ke sekolah anak saya di SD Salman Al-Farisi (Tubagus Ismail Dalam). Lalu lintas lumayan lancar, sampai akhirnya berhenti di jalan Taman Sari antara Kebun Binatang dengan Kampus ITB, kurang lebih 50 meter dari BNI Taman Sari-Ganesha. Antrian hampir berhenti. Banyak mobil yang berbalik arah karena tak sabar menunggu antrian yang berjalan sangat lambat.
Karena mengejar waktu untuk ke sekolah anak saya, saya pun ikut muter, balik arah. Jika yang lain terus ke Dago melalui jalan Genesha yang lumayan agak macet juga, saya masuk ke Gerbang Utama Kampus, lalu menyusur sisi Barat kampus, lewat SBM, lalu keluar di gerbang utara kampus. Sesuai dugaan saya, titik kemacetan adalah jejeran angkot yang berhenti di badan jalan menunggu mahasiswa-mahasiswi yang berjalan santai pulang kuliah yang belum tentu juga akan naik angkot yang menunggu tersebut. Setelah melalui titik macet gerbang kampus utara ITB tersebut, jalan lancar 100%.
Hmmmm…., saya sudah tidak tahu lagi harus menyalahkan siapa? Tapi harus ada pihak yang tergugah untuk memperbaiki situasi ini!!!
Menanggulangi Global Warming tidak harus pake teknik yang canggih, cukup menghilangkan kemacetan yangs sederhana seperti ini, saya kira sudah kontribusi yang berarti untuk mengurangi Global Warming!
Akhirnya saya sampai di menit-menit terakhir dari waktu 90 menit yang disediakan oleh sekolah untuk bertemu dengan orang tua siswa. Kalau tidak potong jalan melalui kampus ITB, tentunya saya pasti terlambat!
Bandung, …oh…., Bandung! Kapan ya, punya walikota yang peduli oleh hal-hal yang sangat jelas terlihat ini???
Cuma bercanda nih, sekedar menumpahkan rasa kesal, andai saya jadi walikota Bandung, ngga akan muluk-muluk dengan slogan yang indah, Bandung BERHIBER, BANDUNG BERMARTABAT atau apapun, sederhana saja BANDUNG KOTA BEBAS MACET!
Ditulis dalam Bandung, Kritik, Fakta, Pemikiran | Bertanda angkot, Bandung, gerbang kampus ITB, ITB, lalu lintas, macet | 8 Komentar »
April 17, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
Tidak sengaja saya terdampar ke Situs Opini Masyarakat (http://www.opinimasyarakat.com), dan menemukan artikel menarik tentang calon independen walikota Bandung. Saya ingin tahu, apakah calon independen itu sesuatu yang serius terbuka? atau hanya akal-akalan saja? Ada kutipan yang menarik dari satu link yang berjudul “Pendaftaran Calon Walikota 2 Mei“. Dalam artikel tersebut ada kutipan statement dari Ketua KPU Benny Moestofa:
Menanggapi calon independen, Benny berjanji akan mengakomodir asal revisi Undang-undang nomor 32 tahun 2004 sudah ditetapkan sebelum tanggal 2 Mei jadwal pendaftaran calon Pilwalkot. “Ada syarat calon independen memiliki dukungan minimal 3% dari penduduk Kota Bandung dengan dibuktikan KTP yang mendukung dan harus kaya, minimal memiliki rekening tabungan Rp 1,4 miliar, tambahan lainnya harus tokoh masyarakat dan memiliki kharisma,” ujar Benny.
Mungkin karena sering ngritik kota Bandung, dan saya menyatakan punya mimpi jadi walikota (padahal memang hanya mau jadi walikota di kota mimpi, seperti republik mimpi), di beberapa blog ada yang nyebut nama saya sebagai calon walikota.
Ha-ha-ha…., lupakan kalo ada pikiran mau mencalonkan saya, beli mobil Xenia 100 juta saja masih harus nyicil 5 tahun ….., boro-boro punya uang nganggur 1.4 miliar ….
Bagimana menurut anda mengenai syarat-syarat di atas? Memang harus begitu?
Ditulis dalam Bandung, Kritik, Fakta, Pemikiran, Uncategorized | Bertanda Bandung, calon independen, pemilihan walikota, walikota bandung | 6 Komentar »
April 16, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
Belajar dari beberapa kasus dan perbicangan hangat di masyarakat tentang situs-situs porno, film fitna, hacking ke situs-situs pemerintah, dan sebagainya, jujur saja, ada suatu kekhawatiran ketika membaca berita ‘Kesepakatan antara PT. Telkom dan Pemprov Jawa Barat’ dalam rangka menuju Jawa Barat sebagai Provinsi Cyber 2012.
Dari satu sisi tentunya kita harus bersyukur dan berterima kasih kepada PT. Telkom, tetapi belajar dari kasus-kasus sebelumnya, saya khawatir pemerintah tidak menyiapkan program-program kerja yang selaras dengan Jabar Cyber 2012 tersebut. Menurut saya ada tiga hal yang HARUS dilakukan pemerintah:
- Menyiapkan program-program yang secara efektif akan menarik manfaat yang sebesar-besarnya dari peningkatan infrastruktur dalam Jabar Cyber 2012 tersebut.
- Menyiapkan program-program yang secara efektif membina masyarakat juga aparat pemerintah (semua kalangan, semua lokasi, terutama di kota-kota kecil dan di desa-desa), antisipasi hacking, kejahatan dunia maya, dan sebagainya.
- Menjalankan Risk Management dengan memprioritaskan langkah preventif untuk mencegah berbagai kemungkinan negatif.
Itu saja menurut saya, jangan sampai infrastruktur Internet meningkat, tapi malah jadi boomerang buat kita semua!
Bagaimana menurut anda???
Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda fitna, Jawa Barat, pornografi, Provinsi Cyber 2012, PT Telkom | 6 Komentar »
April 16, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
Singkat saja, salah satu julukan kota Bandung adalah ‘Flower City’ atau ‘Kota Bunga’. Faktanya, bunga adalah barang yang paling jarang kita lihat di kota Bandung ini, lebih mudah melihat sampah dari pada bunga di kota ini.
.
.
Masih pantaskah Bandung menyandang julukan tersebut???
Bagaimana menurut anda?
Ditulis dalam Bandung, Kritik, Fakta, Pemikiran | Bertanda Bandung, flower city, kota bunga | 8 Komentar »